Wednesday, September 21, 2016

Sesat bercabang, tenggelam di rimbunan


Sebatang pohon
Sekurang-kurangnya lima cabang dahan
Darinya tiga-puluh ranting menyelerak
Tumbuhlah ratusan, ribuan daun merimbun
Sekirannya mampu
Maka berputiklah bunga-bungaan
Menerbitkan impian hasil
Manis dan ranum

Di sinilah
Sesat di antara ranting-ranting berselerak
Tenggelam dalam rimbunan daun
Bermimpikan buah ranum di siang hari

Kembalilah
Susuri rimbunan daun
Dari selerakan ranting
Kembalilah
Ke dahan yang lima
Yang bertahan kepada enam keimanan
Yang menghidupkan tiga-puluh ranting

Agar dapat berpaut semula
kepada batangnya pokok
Lalu tunduk dengan keinsafan
Ke bawah
Menyembah lapisan bumi

Itu yang nyata
Pada pandangan mata


Begitu jua
Ibaratnya yang tidak ternyata
Pada pandangan mata
Apabila menembusi lapisan nyata

Apa lagi yang ada?
Akar tunjang? Akar Banir? Akar selirat yang melata?
Yang mengambil faedah
Dari air dan nutrisi bumi indah?

Kemana jua perjalanan ini
Melihat diri
Di dalam cermin
Yang ini
Melihat yang itu
Dan begitulah berbolak-balik
Seolah-olah tiada kesudahannya

Ibarat sepohon pokok




Sunday, September 11, 2016

Turning round in circles




Pilgrims!
why are you turning round in circles,
what are you looking for?

The Beloved is here, why search in the desert?

If you look deep in your heart,
you will find Him within yourself.

You have made the pilgrimage
and trod the path to Mecca many times.
You rave about the holy place
and say you've visited God's garden
but where is your bunch of flowers?

You tell stories about diving deep into the ocean
but where is your pearl?

There is some merit in the suffering you have endured
but what a pity you have not discovered
the Mecca that's inside.


(Translation by Azima Melita Kolin & Maryam Mafi, "Rumi: Hidden Music", HarperCollins Publishers Ltd, 2001)
Related Posts with Thumbnails